Ode a l’Indonesie: Galeri Fotografi Bule yang Jatuh Cinta pada Indonesia

67d098190a168.jpg



Gianyar

Saat melangkah di antara jalan-jalan kecil di Ubud, perhatian tertarik pada sebuah galeri kecil dengan tulisan Ôde à l’Indonésie. Di balik nama yang terdengar unik ini, tersimpan kisah tentang keberagaman Indonesia melalui setiap bidikan kamera seorang seniman fotografi, Marius Moragues.

Marius adalah seorang fotografer asal Prancis yang telah menetap di Indonesia selama hampir sepuluh tahun. Kecintaannya pada seni dan fotografi membawanya pada proyek besar: menjelajahi setiap pulau di Indonesia untuk mengabadikan keindahan alam dan budaya yang dimiliki. Proyek ini dimulai pada tahun 2017, di mana Marius memilih untuk mencari keunikan yang jarang terlihat oleh orang asing dengan menggunakan sepeda motor.

“Saya tidak hanya pergi ke pantai dan mengambil foto, saya ingin menangkap sesuatu yang berbeda di setiap daerah yang saya kunjungi. Foto bukan sekadar ilustrasi, tetapi cerita di baliknya yang lebih penting,” kata pria berusia 32 tahun ini beberapa waktu lalu.

Sayang, pandemi COVID-19 sempat menghentikan proyeknya, dan Marius terpaksa kembali ke Prancis. Namun, dia yakin bahwa dirinya akan kembali ke Indonesia dan memutuskan untuk mewujudkan mimpinya sejak kecil, yaitu mendirikan galeri fotografi.

Dalam bahasa Prancis, kata ‘Ôde’ berarti penghormatan atau pujian, mirip dengan ‘tribute’ dalam bahasa Inggris. Ôde juga dapat diartikan sebagai puisi.
Marius memanfaatkan galeri ini sebagai sarana untuk melestarikan warisan budaya Indonesia melalui puisi visual, sebuah bentuk penghargaan terhadap keindahan budaya Indonesia yang dituangkannya dalam karya fotografi.

Tiga Tema Utama dalam Karya

Galeri Fotografi Ôde à l’Indonèsie terletak di Jalan Gootama no. 2 Ubud, Gianyar (2/2/2025). (Fabiola Dianira)

Didirikan pada Juni 2022, galeri Ôde à l’Indonésie menampilkan tiga tema utama dalam karyanya, yaitu potret manusia, kehidupan sehari-hari, dan pemandangan alam.

Foto-fotonya tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari cetakan kecil hingga besar, dengan bahan yang bervariasi seperti kayu, aluminium, hingga fine art print. Karya Marius juga dapat ditemukan dalam bentuk kartu pos sebagai oleh-oleh bagi para wisatawan.

“Saya ingin terus tinggal di Indonesia dan sukses melalui fotografi, tetapi dengan begitu banyak fotografer di luar sana, saya perlu menemukan ciri khas yang unik,” ujarnya dengan aksen Prancis yang kental.

Salah satu inspirasi Marius berasal dari proyek fotografi Humans of New York. Baginya, fotografi bukan sekadar tentang mengambil gambar yang indah, tetapi lebih kepada hubungan yang dia bangun dengan orang-orang dan cerita di balik setiap potret.

Foto Dilengkapi Kode QR dan Terbitkan Buku Fotografi

Marius Moragues di Galeri Fotografi Ôde à l’Indonèsie terletak di Jalan Gootama no. 2 Ubud, Gianyar (2/2/2025). (Fabiola Dianira)

Berlokasi di Jalan Gootama No. 2, Ubud, galeri Ôde à l’Indonésie memiliki keunikan tersendiri karena setiap foto yang dipamerkan dilengkapi dengan kode QR yang memungkinkan pengunjung membaca cerita di balik foto tersebut.

Selain memamerkan karyanya, Marius juga telah menerbitkan buku fotografi, salah satunya berjudul Beyond Java. Buku ini merupakan edisi terbatas dengan 500 eksemplar yang disponsori oleh Kementerian Pariwisata Indonesia pada tahun 2019. Buku ini ditulis dalam bahasa Inggris dan Prancis, dengan tujuan memperkenalkan Indonesia lebih luas kepada dunia.

“Ini bukan hanya tentang Borobudur atau Ijen, buku ini tentang masyarakat dan cara hidup mereka,” jelas pria kelahiran Carcassonne, Prancis, tersebut.

Ke depannya, Marius memiliki ambisi untuk memperluas galerinya. Saat ini, dia baru menjelajahi Pulau Jawa, bali, dan Lombok. Masih banyak pulau lain yang belum dia kunjungi. Dia bermimpi memiliki galeri atau museum yang lebih besar agar pengunjung dapat menjelajahi seluruh Indonesia melalui karya-karyanya.

“Saya ingin mereka jatuh cinta pada Indonesia seperti saya sepuluh tahun lalu. Kami ingin mempromosikan Indonesia, bukan hanya bali,” ujarnya dengan penuh harap.

(nor/gsp)